Langsung ke konten utama

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALLAH


Manusia adalah ciptaan Allah yang diberi kesempatan untuk mengarungi langit dan bumi. Maka dari itu kita sebagai manusia ciptaannya seharusnya sudah melaksanakan segala perintahnya dan menjauhkan segala larangannya. Allah SWT memberikan tantangan untuk Jin dan Manusia. Maka dari itu manusia sering mengalami tantangan di dalam hidupnya. Manusia di katakan Khalifatan Fil Ardh yang sama artinya manusia adalah khalifah di dunia ini. Khalifatan Fil Ardh yakni hal-hal yang lebih khusus yang diberikan Allah SWT.
Manusia memiliki keistimewaan dibanding makhluk Allah lainnya. Karena Allah SWT memberikan keistimewaan tersebut hanya untuk manusia. Seharusnya kita sebagai manusia yang merupakan makhluk istimewa ciptaan Allah, seharusnya bisa bersyukur atas yang Allah berikan dan tentukan. Lantas pasti ada pertanyaan dalam diri kita, Mengapa Allah memilih manusia bukan makhluk lain ciptaannya? Allah SWT memilih manusia karena Allah mengetahui bahwa manusia itu sebagai pemakrur Bumi. Disamping sebagai pemakmur Bumi, manusia juga yang dapat menghancurkan Bumi. Karena tidak akan mungkin makhluk lain bisa menghancurkan Bumi kecuali manusia sendiri.
Sekali lagi kita diingatkan dalam Firman Allah :

Artinya :
Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” (Q.S Asy-Syams : 8) 




Arti dari potongan ayat tersebut adalah kita harusnya bisa memanfaatkan dengan selalu mengingat Allah SWT, memanfaatkan ucapan-ucapan yang baik didalam setiap perbuatan kita.

HUKUM ALAM

Adakah Hukum Alam ???  Tentu tidak, Tetapi yang ada itu adalah Hukum Allah. Allah menetapkan ketetapannya pada Bumi. Maka dari itu, yang sebenarnya adalah ketetapan Allah yang ada pada Alam.  Alam mau menuruti ketetapan Allah tetapi beda dengan Manusia, Manusia justru terkadang tidak mau menuruti ketetapan yang sudah Allah buat.

Maka dari itu seharusnya kita sebagai manusia ciptaan-Nya, sudah sewajibnya untuk menaati semua ketetapannya. Dengan menuruti ketetapan Allah insyaallah kita akan menjadi umatnya yang baik dan dijauhkan dari perbuatan-perbuatan yang dimurkainya. Semoga kedepannya umat islam terutama yakin dan mau menuruti ketetapan yang sudah Allah Tetapkan.




SEMOGA BERMANFAAT”


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebenaran Sementara dan Kebenaran Mutlak

Assalamu’alaikum Wr.Wb BENAR dan BETUL merupakan kata yang memiliki makna yang sama. Namun jika kita ubah menjadi KEBENARAN dan KEBETULAN itu akan menimbulkan makna yang berbeda. Pastinya kita sering menemukan adanya kebenaran dan adanya kebetulan dalam kehidupan. Namun masih disayangkan sebagian orang masih bingung dan kesulitan dalam membedakan antara kebenaran dan kebetulan. Namun kali ini saya hanya akan menjelaskan tentang kebenaran.  Kebenaran (Al-Haq)  memiliki arti yaitu ketetapan dan kepastian.  Maka dari itu dapat dibuktikan dari firman Allah : Artinya : “Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” Q.S Al-Baqarah : 147 Kebenaran Dapat Dibagi Menjadi Dua Yaitu :    1. Kebenaran Sementara.        Kebenaran Sementara adalah kebenaran tentang ilmiah biasanya. Contoh dari kebenaran semetara yaitu pengakuan Darwin yang dibongkar oleh Harun Yahya mengenai asal-u...

SHALAT

Assalamu'alaikum Wr. Wb        Ibadah Sholat adalah ibadah yang merupakan bagian dari rukun islam yang kedua yaitu mendirikan sholat. Sebagai seorang Muslim pastinya kita akan menjalankan sholat dengan tepat waktu dan benar. Sholat dibagi menjadi sholat wajib dan sholat sunnah. Solat wajib adalah sholat yang sudah sewajibnya umat islam laksanakan yaitu sholat 5 waktu (Subuh, Dzuhur, Asyar, Maghrib, Isya'). Dan sedangkan sholat sunnah adalah sholat yang apabila dikerjakan akan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak apa-apa/tidak masalah, contohnya sholat sunnah kabliah, ba'diah, sunnah tahiatalmasjid, dan masih banyak lagi. Pengertian Sholat Adapun pengertian sholat secara bahasa  sholat bermakna do’a, sedangkan secara istilah sholat merupakan suatu ibadah wajib yang terdiri dari ucapan dan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam dengan rukun dan persyaratan tertentu. Syarat Wajib Sholat Musl...

RIDHO DAN IZIN ALLAH

Assalamu’alaikum Wr.Wb  Allah SWT memberikan IZIN dan RIDHO kepada umatnya. Maka dari itu Allah SWT menetapkan segala sesuatu datangnya dari Allah. Perbedaan antara izin dan ridho Allah yaitu seperti contoh: Misalkan kita sebagai seorang anak meminta izin kepada orang tua untuk pergi jalan- jalan bersama teman – teman, tetapi orang tua kita tidak mengizinkan karena keinginan kita yang terlalu tinggi . Akhirnya, kita memaksakan kehendak kepada orang tua kita agar mereka mengizinkan kita untuk pergi jalan – jalan bersma teman – teman. Dan pada akhirnya orang tua mengizinkan kita untuk pergi jalan – jalan. Tetapi disamping izin yang sudah diberikan orang tua karena terpaksa , Allah pastinya tidak Ridho terhadap yang kita lakukan. Karena itu hanya sebatas izin, bisa jadi orang tua kita tidak ridho jika pergi jalan- jalan bersama teman kita. Terbukti pada Hadist dibawah ini : "Dari Abdullah Ibnu Amar al-Ash radliallahu anhu bahwa Nabi bersabda: “Keridloan Alla...